Skip to main content

Posts

Penonton Layar Kaca

Ada seorang teman, dia penyuka sekali sepak bola. Hampir seluruh siaran langsung di malam minggu tidak terlewatkan. Terutama Liga Inggris. Dia suka sekali Manchester United. Salut, karena saya melihat lebih dari satu pertandingan dalam semalam sudah terasa bosan. Entahlah,mungkin saya tidak termasuk maniak bola. Tapi ada yang menarik, pernah saya tanya, "pernah nonton bola di stadion?". Menariknya jawabannya adalah TIDAK! Sekalipun dia belum pernah menginjakkan di stadion untuk menyaksikan pertandingan sepakbola. Buat saya ini suatu hal yang aneh. Bagaimana tidak, seorang yang menghabiskan waktunya di akhir minggu dari sore hingga pagi untuk melihat siaran langsung bola, tapi tidak pernah ke stadion. Bagi sebagian orang, datang ke stadion seperti ritual yang wajib dijalani. Bagi sebagian yang lain mungkin sulit untuk memahaminya. Menunggu akhir minggu datang, menyiapkan jersey kebanggaan (walaupun KW ke sekian), masing-masing punya kebiasaan sendiri. Yang ekstrem, merek...

Beli Klub Bola Indonesia, Beli Pepesan Kosong?

Kenapa saya bilang membeli pepesan kosong? Sejujurnya kalo kita telaah lebih dalam, jika sebuah klub sepak bola Indonesia dijual, sebenarnya apa sih yang dia jual? Mari kita lihat satu persatu. Stadion Adakah kesebelasan kita yang punya stadion? Karena kebanyakan bahkan hampir semua stadion di Indonesia adalah milik pemerintah daerah. Tidak ada yang milik swasta. Dan celakanya tim-tim di Indonesia menggunakannya sistem sewa jangka pendek. Bahkan mungkin jangka sangat pendek. Bisa sewa per pertandingan, sedangkan pada waktu latihan menggunakan lapangan lain yang lebih murah. Jadi tidak ada stadion di Indonesia yang menjadi aset kesebelasan di Indonesia Pemain Mayoritas pemain di Indonesia dikontrak jangka pendek, yakni satu tahun. Kenapa? Karena tim di Indonesia hampir semuanya mengandalkan pembiayaan dari APBD yang berdurasi satu tahunan. Jadi anggaran ada setahun sekali. Maka tidak ada tim yang berani mengontrak pemain lebih dari setahun, karena tidak ada yang bisa memastikan b...

Alasan Kenapa Klub Pindah ke LPI

1. Sakit hati "dikerjain" di liga sinetron 2. Cuma cari pengganti APBD, pengelolaan profesional? Kelaut aja. 3. Alat kampanye buat pemilu 2014, bisa jadi dia nggak dpt tempat di liga sinetron. 4. Membuat klub yg benar2 profesional. Dari 19 klub yg ada, saya yakin cuma sedikit akan benar prof. Semoga perkiraan saya salah.

Anda tipe suporter seperti apa?

Suporter tv ; nonton bola hanya di tv, nggak pernah mau datang ke stadion, takut rusuh jd slh 1 sebab. Suporter tikus ; datang ke stadion gak pernah bayar tiket. Selalu punya jalan tikus utk masuk gratis. Kalopun bayar, ngasih uang rokok sekedarnya ke petugas jaga pintu. Penonton bukan suporter ; nonton di stadion hanya jika prestasi tim yg di support bagus. Entah pragmatis atau cerdas buat golongan spt ini. Suporter bayaran ; adakah? Tahukah anda, klub2 liga itu punya budget buat mendatangkan golongan semacam ini. Sekali tanding budgetnya bisa jutaan rupiah. Suporter Sejati ; datang, beli tiket (syukur2 paling mahal), nonton, pulang dengan senang hati, entah itu timnya menang atau kalah. It's Sport!

Do Nothing

Satu hal yang ingin saya lakukan sekarang, yakni tidak melakukan apa-apa. Apapun! Ya, tidak melakukan satu hal pun kecuali bernafas. Kenapa? Bosan Bosan dengan banyak hal. Keseharian yang selalu berulang setiap hari, minggu, hingga berbilang tahun dan bulan. Dahulu saya begitu berharap pada hari Sabtu. Tetapi sekarang saat sudah sampai di hari Sabtu, ternyata rutinitas pun terjadi. Rutinitas yang tidak bisa dilakukan di hari biasa akhirnya dilakukan di hari Sabtu. Akhirnya? Ya Bosen juga. Masalahnya adalah karena sekarang saya tidak bisa menjadi diri sendiri, dalam arti terikat pada banyak hal. Terikat pada pekerjaan, anak, istri, orang tua, dan mertua. Bahkan kalau mau ditambah lagi bisa seperti tetangga, teman, pembantu. Huuuih.... Saat ingin melakukan satu hal buat menghilangkan kebosanan, salah satu pengikat itu datang. Yang ini lah, yang itulah. Saat satu pengikat lepas, pengikat lain mengencang. Semprul....

Indonesia, Dunia Yang Terbalik

Seminggu lalu, Kota Semarang melakukan Pilkada untuk memilih Walikota yang baru. Sebagai orang yang lama tinggal di Semarang, meskipun sekarang sudah lama meninggalkan, saya coba mengikuti perkembangannya. Meskipun begitu melihat para kandidat, hampir semua tidak kenal, kecuali satu orang yang pernah menjadi kakak kelas waktu kuliah dulu. Kenal saja tidak apalagi melihat track recordnya? Masalahnyaa adalah konon ada satu calon Walikota yang pernah tertangkap basah selingkuh dengan Istri orang beberapa tahun silam. Saya jadi gundah, kok bisa orang seperti ini kok lolos jadi Calon Walikota? Dan kalau melihat di kota-kota lain, muncul Jupe sama Maria Eva yang juga mencalonkan diri. Halooooo ..... para partai politik, kemana saja dirimu selama ini? Katanya partai politik itu tempat pengkaderan pemimpin bangsa. Kenapa tega-teganya melacurkan diri dengan orang yang menurut saya TIDAK PANTAS untuk menjadi pemimpin. Apa kata dunia kalau para pemimpin negeri ini berisi PEZINA, KORUPTOR? K...

Tips Buat Yang Mau Buat Sumur

Liburan panjang awal april ini buat saya malah repot dengan urusan yang tak terduga, yakni urusan air yang tiba-tiba tidak keluar dari sumur di belakang rumah. Begitu saya "pancing" sampai dengan satu ember masih tetap tidak keluar, saya langsung tahu masalahnya yakni, klep nya tersumbat pasir atau kerikil. Masalah utamanya sebenarnya bukan itu, yakni karena pipa yang dipakai sebagai dinding sumur [diameter 4 inch] sudah pecah, sehingga tanah yang ada diluar pipa masuk ke dalam air yang dipompa keluar. Sehingga air menjadi keruh dan berpotensi menghambat klepnya tadi. Dan saya baru tahu kalau pipa 4 inch yang dipakai sama tukang sumur yang dulu berkualitas buruk. Kalau istilah di kalangan tukang sumur dan toko bangungan, pipa yang berkualitas buruk itu adalah WAVIN D, ciri-cirinya adalah bahannya tipis, dan terdapat strip [garis] merah. Jadi jika anda saat ini mau bikin sumur, pastikan kalau perlu beli sendiri bahannya bahwa pipa yang dipakai bukan WAVIN D. Pilihlah WAV...