Tanah Palestina yang sedang bergejolak, telah lama melahirkan pejuang-pejuang sejati. Anak-anak Palestina bersenjatakan batu, dengan gagah berani melawan tank-tank Israel. Tak hanya anak-anak, wanita Palestina dikenal sebagai wanita yang telah melahirkan jutaan pejuang dan syuhada. Tidak sedikit dari mereka ikut berjuang di garis depan, bersama anak dan suami. Dari tanah para pejuang itulah Nil Maizar, menuliskan sejarah awal kepelatihannya di Tim Nasional Indonesia, bersama anak-anak muda bangsa Indonesia yang juga sebagian besar dari mereka baru merasakan kebesaran Jersey berlambangkan Burung Garuda. Bukan nama besar yang mereka miliki, tapi kebesaran semangat dan kesucian hati untuk menegakkan nama Indonesia di bumi para pejuang. Nil Maizar itu ibarat jenderal perang yang tengah membawa pasukan untuk menegakkan panji-panji kebesaran bangsa. Kalimat-kalimat yang keluar dari seorang Nil Maizar, ibarat bahan bakar yang membakar semangat Timnas untuk tetap dalam kebersamaan, keikhla...