Skip to main content

Posts

Soe Hok Gie jalan-jalan keliling Semarang

Gie. Nama lengkapnya Soe Hok Gie. Seorang aktivis mahasiswa UI tahun 66 (saudara sekandung dengan Arief Budiman), yang akhirnya meninggal di Gunung Semeru di pangkuan sahabatnya, Herman Lantang. Film yang menceritakan tentang sosok Gie ini disutradarai oleh Riri Reza, dan telah diputar di bioskop-bioskop beberapa waktu yang lalu. Dan dalam rangka hari kemerdekaan tahun ini, Trans TV memutar film tersebut tepat pada tanggal 17 Agustus jam 22.30. Tentang sosok Gie sendiri, saya sebelum nonton film itu, jujur saya akui tidak mengerti. Hanya pernah dengar namanya saja, dan melihat sekilas ada buku yang berjudul Gie. Tetapi belum pernah membacanya. Dan pada waktu saya menyaksikan film tersebut barusan di Trans TV, yang membuat saya terkesan justru bukan karena sosok Gie itu sendiri, atau pemikiran-pemikiran dan harapannya. Yang menarik perhatian saya yakni, sudut-sudut kota Semarang yang terekam jelas dalam ingatan, tiba-tiba muncul kembali. Bagi saya yang sudah meninggalkan Semarang, hal i...

Freakonomics, Ilmu Ekonomi “Nyeleneh”

Pernah dengar Freakonomics ? Kalau belum pernah dengar ya wajar. Soalnya Freakonomics baru populer di tahun 2005 lalu saat Steven D. Levitt & Stephen J. Dubner merilis buku yang berjudul FREAKONOMICS, A Rogue Economist Explores the Hidden Side of Everything. Yang diterbitkan versi Indonesia oleh PT. Gramedia Pustaka Utama dengan judul terjemahan FREAKONOMICS, Ekonom “nyleneh” membongkar sisi tersembunyi segala hal. Saya sendiri nggak tahu, kenapa saya membeli buku ini. Sudah beberapa kali memang saya liat bukunya, kalo pas lagi jalan-jalan ke toko buku, tapi biasanya saya cuekin aja. Habis, mungkin saya saat itu lagi males baca yang agak berat, jadi ya saya lewatin aja. Tapi, pernah satu saat waktu lagi browsing di internet, saya baca bahwa buku ini benar-benar menarik, dan jadi best seller dimana-mana. Akhirnya saya penasaran juga. Dan saya beli juga akhirnya buku itu. Sudah menjadi kebiasaan saya saat membaca buku, yakni jarang membaca Kata Pengantar. Tapi tidak tahu kenapa, ...

Politics in Football, Should we denied?

As a football spectator, I think we know Arsenal, A Football Club in English Premiership League. The Club that supported by Fly Emirates, Airline Company that located in Middle East, try to promote their existence to Middle East fans, beside the money from sponsor mainly to build a new stadium that now named Emirates Stadium. As a Moslem, I think we should proud that Moslem company became a sponsor an elite football club in English Premiership League, one of the best football leagues in the world. But Should we proud? I suggest you have to visit this website . Here, you will now that the club that you adore currently becomes supporter of Country , which applied apartheid policy. The policies that are not allowed in every country in the world. Arsenal has signed with Tourism Minister Avraham Hirschson that worth £350,000. And the £350,000 agreement makes Israel Arsenal's "official and exclusive travel destination." Israel will be featured on digital perimeter boards and 45...

Sex Life Survey

Sex. Do you hate sex? Why? Please fill in Sex Life Survey with click on button below. Hope you enjoy with your sex ....

Terlanjur Enak [2]

Pertanyaan yang susah dijawab. Masak sih orang nggak mau enak? Kalau dipikir-pikir sebenarnya, apa yang kita kerjakan setiap hari bertujuan untuk sesuatu yang enak. Kita kerja untuk cari uang. Uangnya untuk? · Beli Makan. Ada nggak sih orang yang nggak suka makan? Enak bukan... · Buat Modal Kawin. Coba tanya orang yang lagi pacaran, kapan mau nikah? Ntar dulu deh, kerja dulu terus punya duit baru kawin. Emang kawin enak? Nggak cuma enak lagi, tapi murah! Nggak percaya? Coba kalau anda yang suka ’jajan’. Berapa biaya untuk bayar wanita panggilan/WTS/PSK? Rp 200 ribu? 300 ribu? Atau lebih. Dengan asumsi anda melakukannya setiap hari, kalau sekali ‘jajan’ 200 ribu, berarti setiap bulan anda mesti mengeluarkan paling tidak 6 juta rupiah.Coba bayangkan kalau anda sudah nikah, tiap hari anda boleh melakukannya, dapat pahala lagi. Biaya? Mmmm, yang pasti keluar sih biaya resepsi, biaya hidup bulanan buat istri. Enak bukan... · Beli rumah. Berarti nggak dikejar-kejar ibu kost, atau yang punya ...

Terlanjur Enak [1]

Comfort Zone. Saya tidak tahu apa padanan katanya di bahasa Indonesia. Kedua kata itu sering saya dengar dan sering saya jadikan topik diskusi yang menarik dengan seorang sahabat di Bali. Menurutnya dia sudah meninggalkan apa yang disebut Comfort Zone tadi. Ceritanya begini. Beberapa tahun yang lalu di awal perkawinannya, dia pernah bekerja part time untuk sebuah perusahaan multi nasional yang berkedudukan di Jakarta. Dia sendiri tetap berada di Bali. Dengan bekerja paruh waktu tersebut dia mendapatkan penhasilan yang cukup lumayan. Dibilang cukup karena dia hitung berdasarkan hari kerja dibanding dengan gaji yang diterima. Kerja 10 hari tapi dibayar 26 hari kerja untuk ukuran daerah. Sekitar 2 tahun yang lalu, secara tiba-tiba dia mengundurkan diri. Alasannya, tidak cocok dengan supervisor. Padahal waktu itu dia sedang membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membayar kuliah S2 nya. Tapi dengan tekad yang bulat akhirnya secara perlahan dia berhasil mengatasi berbagai kesulitan keuanga...

Dari Piala Dunia ke 8 Besar Liga Indonesia

Selesai sudah hiburan Piala Dunia selama sebulan penuh, yang akhirnya melahirkan Juara Dunia Cacat yakni Italia. Kenapa saya sebut cacat? Karena, Italia membawa cacat yang tak mungkin ditutupi dan itu sudah menjadi bagian dari kompetisi liga serie A yakni diving. Diving saat melawan Australia yang akhirnya melahirkan penalti dan gol. Sehingga membawa Italia ke babak berikutnya. Diving, Pengaturan skor, Suap. Itulah Liga serie A. Sebenarnya secara emosional, babak 8 besar liga Indonesia buat saya lebih berarti dibandingkan Piala Dunia. Saya nggak peduli orang berkata, sepak bola Indonesia adalah sepak bola kampungan. Tidak sebanding dengan tim-tim Piala Dunia. Sehebat-hebatnya tim di Piala Dunia, nggak ada secuil pun yang berhubungan dengan saya. Walaupun kalau dicari hubungannya ada aja sih. Jerman Hubungan saya dengan Jerman yakni kebetulan saya bekerja di perusahaan yang berkantor pusat di Jerman. Belanda Negara yang pernah menyengsarakan Indonesia selama 350 tahun. Tapi kok sekarang...