Setiap kali bertemu dengan teman, baik itu lama atau baru, pertanyaan yang sering saya terima adalah istri kerja dimana Fan? Dan setiap kali pula pertanyaan itu saya jawab, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Ya, istri saya adalah seorang guru. Dia mengajar di salah satu sekolah di Jakarta. Dulu, sebelum kami menikah, dia pernah tanya kepada saya, “Memangnya Mas tidak malu beristrikan seorang guru?“ Buat saya, pertanyaan itu aneh. Kenapa harus malu? Apa yang salah dengan profesi guru? Dia menganggap latar belakang saya yang bekerja di dunia bisnis, tidaklah cocok dengannya yang berlatar belakang dunia pendidikan. Terlebih, profesi guru saat ini bukanlah profesi favorit dikalangan sarjana. Kecuali kalau sudah kepepet tidak kunjung mendapat pekerjaan, karena guru identik dengan gaji rendah, yang masih disunat pula. Tapi, alhamdulillah kami pelan-pelan bisa beradaptasi dunia yang berbeda itu. Suatu saat, pernah ditengah obrolan sehari-hari kami, saya tanya ke dia, Kenapa sih kok mau jadi guru? K...