Niscaya, bulan Januari-Februari akan menjadi nightmare buat warga Jakarta. Banjir sudah tidak menjadi siklus lima tahunan tapi saya yakin akan menjadi siklus tahunan. Dan siklus itu akan semakin pendek jika semua masih seperti ini. Banjir yang tadinya hanya terjadi sekali di bulan Februari akan menjadi berkali-kali.
Kalau sudah begini, menyesalkah mereka yang sudah terlanjur datang ke Jakarta dan terkena musibah itu secara berkala?
Sudah saatnya buat pendatang untuk memikirkan untuk kesekian kali niat untuk bermukim di sini. Terutama yang baru dapat Ijazah. Entah itu SMA, S1, S2, S3, SSSSSS
Jakartabutuhrevolusibudaya menuliskannya untuk kita renungkan. Silahkan baca tulisan kompletnya di sini Asli, tulisan itu bikin inget semua kejadian sekitar 8 tahun yang lalu.
Kalau sudah begini, menyesalkah mereka yang sudah terlanjur datang ke Jakarta dan terkena musibah itu secara berkala?
Sudah saatnya buat pendatang untuk memikirkan untuk kesekian kali niat untuk bermukim di sini. Terutama yang baru dapat Ijazah. Entah itu SMA, S1, S2, S3, SSSSSS
Jakartabutuhrevolusibudaya menuliskannya untuk kita renungkan. Silahkan baca tulisan kompletnya di sini Asli, tulisan itu bikin inget semua kejadian sekitar 8 tahun yang lalu.
5 comments:
yayaya...jakarta memang menyebalkan jika sudah banjir begini
siapa yang suruh ya......
ke Jakarta cuman cari uang doang,
tempat tinggalnya ya di luar Jakarta.
lagian banjir mah, tidak tiap hari,
paling-paling setahun berapa kali?
toh enak juga berbanjir ria....
cari uang terus di Jakarte....
go go go....to Jakarte.
ya-ya, saya juga (terpaksa) pulang larut malam gara2 lalulintas yg tidak bersahat di depan sana...
wah mas Taufan...gak sangka kita punya kepedulian yang sama ttg Jakarta :)
kalo udah banyak orang yang memiliki satu pendapat ttg Jakarta dan lika liku hidupnya berarti bisa dibilang benar lah Jakarta emang gitu...
sukses buat para perantau yang mengadu nasib baiknya di Jakarta :)
makasih ya udah nyertain link blognya kita....saya bener2 surprise, makasih banyak buat suportnya salam :)
@Semua
Jakarta....susah ditolak euy...duitnya indonesia muternya disini semua...
Post a Comment